MAKALAH ‘PENDEKATAN DAN METODE PEMBELAJARAN PENDIDIKAN ISLAM’
MAKALAH
‘PENDEKATAN
DAN METODE PEMBELAJARAN PENDIDIKAN ISLAM’
Disusun
untuk memenuhi Mata Kuliah Ilmu Pendidikan Islam
DOSEN
PEMBIMBING :
Amam
Farih, M. Pd. I
Disusum
Oleh Kelompok 7 :
Rati
Ningsih 1411060370
Siti
Rukanah 1411060394
Umi
Fitriyani 1411060409
STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI
FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGRI LAMPUNG
2015
DAFTAR ISI
HALAMAN
JUDUL
KATA
PENGANTAR............................................................................................. i
DAFTAR
ISI........................................................................................................... ii
BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang..............................................................................................
B.
Tujuan............................................................................................................
BAB
II PEMBAHASAN
A.
Pengertian
Pendekatan Dalam Pendidikan Islam......................................................
B.
Macam-macam
Pendekatan Dalam Pembelajaran.....................................................
C.
Pengertian
Metode Pendidikan Islam............................................................
D.
Dasar-dasar
Metode Pendidikan Islam..........................................................
E.
Prinsip-prinsip
Metode Mengajar...................................................................
F.
Penggunaan
Metode......................................................................................
G.
Metode
Mengajar Dalam Pendidikan Islam..................................................
BAB
III PENUTUP
A.
Kesimpulan ..................................................................................................
DAFTAR
PUSTAKA
KATA PENGANTAR
Ahamdulillah segala puji bagi Allah
Swt yang telah mencurahkan ni’mat iman dan Islam pada hamba-hamba-Nya, atas
limpahan taufik dan hidayahnya saya dapat meyelesaikan makalah ini pada Mata
Kuliah “ Imu Pendidikan Islam“ .
Ilmu sangatlah penting, apalagi pada
zaman kita sekarang ini. Penting bagi pemuda-pemuda Islam, angkatan baru yang
akan berjuang menegakkan agama suci ini dan mempertahankan dari segenap yang
akan merusaknya, terutama pengaruh yang menyusup ke tengah-tengah umat Islam
sendiri
Tidak ada daya dan upaya
selain dalam kehendak Allah Swt, semoga kita dalam selalu berada dalam
ridho-Nya. Amin.
Penyusun mohon maaf apabila
dalam penyusunan makalah ini memiliki banyak kekurangan. Dan akhirnya hanya
kepada Allah Swt kita bertawakal dan memohon ampun dari segala dosa.
Bandar
Lampung, 26 Novenber 2015
Kelompok 7
BAB 1
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Pendidikan
Islam sebagai sebuah sistem adalah suatu kegiatan yang didalamnya terkandung
aspek tujuan, kurikulum, guru, metode, pendekatan, sarana prasarana,
lingkungan, adminstrasi, dan sebagainya yang antara satu dan lainnya saling
berkaitan dan membentuk suatu sistem yang terpadu. Dalam proses pendidikan
Islam, pendekatan dan metode memiliki kedudukan yang sangat signifikan untuk
mencapai tujuan. Bahkan melalui pendekatan dan metode sebagai seni dapat
mentransfer ilmu pengetahuan/materi pelajaran kepada peserta didik dianggap
lebih signifikan dibanding dengan materi itu sendiri.
Sebuah
realita bahwa cara penyampaian yang komunikatif lebih disenangi oleh peserta
didik walaupun sebenarnya materi yang disampaikan sesungguhnya tidak terlalu
menarik. Sebaliknya, sebagus apapun materi yang akan kita ajarkan, kalau cara
atau metodenya kurang tepat maka semua itu tidak akan bisa dicerna oleh peserta
didik, sehingga tujuan yang sudah kita tetapkan akan sia-sia dan percuma. Oleh
karena itu penerapan metode dan pendekatan yang tepat sangat mempengaruhi
pencapaian keberhasilan dalam proses belajar mengajar. Pendekatan dan metode
yang tidak tepat akan berakibat terhadap pemakaian waktu yang tidak efesien.
Keberhasilan
penggunaan suatu pendekatan dan metode merupakan keberhasilan proses
pembelajaran yang pada akhirnya berfungsi sebagai diterminasi kualitas
pendidikan. Sehingga pendekatan dan metode pendidikan yang dikehendaki akan
membawa kemajuan pada semua bidang ilmu pengetahuan dan keterampilan.
1.2
Tujuan
Pembahasan
Pembahasan makalah ini memiliki tujuan sebagai berikut :
1.
Memahami pengertian
pendekatan dalam pendidikan Islam
2.
Mengetahui macam-macam
pendekatan dalam pembelajaran
3 Memahami pengertian metode
dalam pendidikan islam
4.
Mengetahui dasar-dasar
metode pendidikan Islam
5. Mengetahui prinsip-prinsip metode mengajar
6. Mengetahui penggunaan metode dan metode
mengajar dalam pendidikan islam
BAB 2
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian
Pendekatan Pendidikan Islam
Pendekatan dalam pendididkan islam merupakan suatu proses,
perbuatan dan cara mendekati pesera didik dan memepernudah pelksanaan
pendidikan itu sendiri. Pendekatan merupakan terjemahan dari kata “approach”,
dalam bahasa inggris diartikan dengan come near ( menghampiri ) go to ( dapat
jalan ke )dan way path dengan arti ( jalan ) dalam pengertian ini dapat
dikatakan bahwa approach adalah cara menghmpiri atau mendatangi sesuatu.
Pendekatan dapat juga diartikan cara pemrosesan subjek atas objek untuk
mencapai tujuan. Pendekatan juga bisa berarti cara pandang terhadap sebuah
objek persoalan, dimana cara pandang itu adalah dalam konteks yang lebih luas.
Lawson dalam konteks belajar, mendefinisikan pendekatan adalah
segala cara atau strategi yang digunakan pendidik untuk menunjang keefektifan,
keefisien dalam proses pembelajaran materi tertentu. Ada
juga dua istilah lain yang juga dengan pendekatan, yakni episteme dan
wacana. Episteme adalah cara manusia menangkap, yaitu cara manusia
memandang dan memahami sesuatu fenomena.
2.2
Macam-macam Pendekatan Dalam Pendiddikan Islam
Ada beberapa
pendekatan yang dapat digunakan dalam pendidikan islam yaitu :
a.
Pendekatan pengalaman
Pendekatan
pengalaman yaitu pemberian pengalaman keagamaan kepada peserta didik dalam
rangka penanaman nilai-nilai keagamaan baik secara individual maupun secara kelompok.
Syaiful Bahri Djamrah menyatakan bahwa pengalaman yang dilalui seseorang adalah
guru yang baik. Pengalaman merupakan guru tanpa jiwa, namun selalu dicari oleh
siapapun juga, belajar pengalaman adalah lebih baik dari sekedar bicara dan
tidak pernah berbuat sama sekali. Meskipun pengalaman diperlukan dan selalu
dicari selama hidup, namun tidak semua pengalaman dapat bersifat mendidik,
karena ada pengalaman yang tidak bersifat mendidik. Suatu pengalam dikatakan
tidak mendidik jika pendidik tidak membawa peserta didik kearah tujuan
pendidikan akan tetapi ia menyelewengkan peserta didik dari tujuan itu. [1]
Betapa
tingginya nilai suatu pengalaman, maka disadari akaan pentingnya pengalaman
bagi perkembangan jiwa peserta didik sehingga dijadikanlahlah pengalaman itu
sebagai suatu pendekatan.
b.
Pendekatan pembiasaan
Pembiasaan
adalah suatu tingkah laku tertentu yang sifatnya otomatis tanpa direncanakan
terlebih dahulu dan berlaku begitu saja tanpa difikirkan lagi.
Dengan
pembiasaan pendidikan memberikan kesempatan kepada pesrta didik terbiasa
mengamalkan ajaran agamanya, baik secara indivual dan kelompok dalam kehidupan
sehari-hari berawal dari pembiasaan itulah peserta didik membiasakan dirinya
menuruti dan patuh kepada aturan yang berlaku ditengah kehidupan masyarakat.
Menumbuhkan kebiasaan yang baik tidaklah mudah, seiring memakan waktu yang panjang.
Tetapi bila sudah membudaya kebiasaan itu sulit pula mengubahnya, makanya
sangat penting menanamkan kebiasaan yang baik pada awal kehidupan anak seperti
membiasakannya shalat lima waktu, berpuasa, suka menolong orang dalam
kesusahan, membantu fakir miskin.
c.
Pendekatan emosional
Pendekatan emosional adalah usaha untuk
menggugah perasaan dan emosi peserta didik dalam menyakini ajaran agama islam
serta dengan merasakan mana yang baik dan yang buruk. Emosi adalah gejala
kejiwaan yang ada didalam diri seseorang. Emosi berhubungan dengan perasaan,
seseorang yang mempunyai perasaan pasti dapat merasakan sesuatu, baik persaan
jasmani, maupun rohani. Emosi berperan dalam pembentukan karakter seseorang . justru
itulah pendekatan emosional dijadikan salah satu pendekatan pendidikan islam.
Dalam alquran Allah swt berfirman :
yang artinya :“
berilah kabar gembira pada orang-orang yang tunduk dan patuh ( kepada Allah)”.
QS AL Hajj : 34-35
d.
Pendekatan rasional
Pendekatan rasional adalah suatu
pendekatan mempergunakan rasio ( akal ) dalam memahami dan menerima kebesaran
dan kekuasaaan Allah.[2]
Dengan kekuatan akalnya manusia dapat membedakan mana perbuatan baik dan buruk.
Serta dengan akaal pula manusia dapat membuktikan dan membenarakan adanya Allah
swt. Allah berfirman : dalam surah Al-Baqarah ayat 197 :
Artinya
“ pikirkanlah hal orang yang mempunyai kecerdasaan akal ( berakal ) “.
e.
Pendekatan fungsional
Pengertian fungsional adalah usaha
memberikan materi agama menekankan pada segi kemanfaatan bagi peserta didik
dalam kehidupan sehari-hari sesuai dengan tingkat perkembangannya. [3]Pendekatan
fungsional yang diterapakan disekolah dapat menjadikan agama lebih hidup dan
dinamis. Ilmu agama yng dipelajri oleh anak disekolah bukan hanya sekedar
melatih otak, tetapi diharapkan berguna bagi kehidupan anak baik dalam
kehidupan individu maupun sosial. Dengan demikian pendekatan fungsional berarti
anak dapat memanfaatkan pelajaran dalam kehidupan sehari-hari baik individu
maupun masyarakat. Sabda Rasululah :
“Sebaik-baik
manusia adalah orang yang memberi manfaat ( nilai guna ) bagi manusia. ( al-Hadist).”
f.
Pendekatan keteladanan
Pendekatan keteladanan adalah
memperlihatkan keteladanan, baik yang berlangsung melalui kondisi pergaulan
yang akrab atau personal sekolah, perilaku pendidikan dan tenaga pendidikan
lain yang mencerminkan akhlak terpuji, maupun yang tidak langsung melalui
suguhan ilustrasi berupa kisah-kisah keteladanan.[4]
Keteladanan pendidik terhadap peserta
didik merupakan kunci keberhasilandalam mempersiapkan dan membentuk moral
spiritual dan sosial anak. Hal ini karena pendidik adalah figur terbaik dalam
pandangan yang akan dijadikannya sebagai teladan dalam mengdentifikasikan diri
dalam segala aspek kehidupannya atau figur pendidiikn tersebut terpatri dalam
jiwa dan perasaannya dan tercermin dalam ucapan dan perbuatan.
g.
Pendekatan terpadu
Pendekatan terpadu adalah pendekatan
yang dilakukan dalam proses pembelajaran dengan memadukan secara serentak
beberapa pendekatan. Pendekatan terpadu dalam pendidikan islam meliputi
keseluruhan dari pendekatan yang telah ada diatas.
2.3
pengertian metode dalam pendidikan islam
Secara etimologi metode dalam bahasa arab,
dikenal dengan istilah thariqah yang berarti langkah – langkah strategi yang
disiapkan untuk melakukan suatu pekerjaan. Secara terminologi para ahli
mendefinisikan metode sebagai berikut
a.
Hasan Langgulung, mendefinisikan bahwa
metode adalah cara atau jalan yang harus dilalui untuk mencapai tujuan
pendidikan.
b.
Abd. Al-rahman Ghunaimah, mendefinisikan bahwa
metode adalah cara-cara yang praktis dalam mencapai tujuan pengajaran.
2.4
dasar-dasar metode pendidikan islam
Metode
pendidikan islam dalam penerapannya banyak menyangkut permasalahan individual
atau sosial peserta dan pendidik itu sendiri, sehingga dalam menggunakan metode
seorang pendidik harus memperhatikan dasar-dasar umum metode pendidikan islam.
Sebab itu metode pendidikan hanyalah merupakan sarana atau jalan menuju tujuan
pendidikan, sehingga segala jalan yang ditempuh oleh seorang pendidik haruslah
mengacu pada dsar-dasar metode pendidikan tersebut. Dasar-dasar metode
pendidikan islam meliputi :dasar agamis, biologis, psikologis, dan sosiologis.
a.
Dasar Agamis
Pelaksanaa metode pendidikan islam,
dalam prakteknya dipengarihi oleh corak kehidupan beragama pendidik dan peserta
didik. Corak kehidupan ini memberikan dampak yang besar terhadap kepribadian
peserta didik.Oleh kana itu, dalam penggunaan metode agama merupakan salah satu
metode pendidikan dan pengajaran islam.
b.
Dasar Biologis
Perkembangan biologis manusia
memepengaruh dalam perkembangan intelegtualnya. Sehingga semakin lama
perkembangan biologi seseorang, maka dengan sendirinya makin meningkat pula
daya intelegtualnya. Perkembangan jasmani (Biologis) seorang juga mempunyai
pengaruh besar terhadap dirinya, misalnya seorang yang memiliki kelainan
terhadap matanya (rabun jauh) maka dia cendrung untuk duduk dibangku barisan
depan karena dia berada didepan, maka dia tidak dapat bermain-main pada waktu
guru memberikan pelajaran, sehingga dia memperhatikan materi yang disampaikan
oleh guru. Hal ini dapat dikatakan bahwa
pertumbuhan jasmani dan jasmani sangat penting dalam proses pendidik.
c.
Dasar Psikologis
Metode pendidikan islam baru dapat
diterapkan secara efktif bila didasarkan pada perkembangan dan kondisi psikis.
Perkembangan dan kondisi psikis peserta didik memberikan pengaruh terhadap
internalisasi nilai dan traformasi ilmu.
d.
Dasar Sosiologis
Interaksi yang terajdi antara peserta
didik dan interksi guru dan peserta didik, merupakan interaksi timbal balik.
Secara sosiologis seorang induvidu dapat memeberikan pengaruh pada lingkungan sosial
masayarakatna dan begitu pula sebaliknya. Oleh karena itu guru yang berinteraksi
pada peserta didiknya hendaklah memberikan proses sosialiasi pada pihak lainya.
Dengan demikian dapat dipahami penggunaan sebaua metode pendidikan islam dasar
sosiologis baik dalam interaksi yang terjadi sesama peserta didik, guru dengan
masyarakat dan murid denagn peserta didik dengn masyarakat maupun pemerintah.
2.5
Prinsip-prinsip metode mengajar
Agar dapat efektif, maka setiap metode harus
mempunyai prinsip-prinsip sebagai berikut :
1.
Metode tersebut harus memanfaatkan teori
kegiatan mandiri
2.
Metode tersebut harus memanfaatkan hukum
pembelajaran
3.
Metode tersebut harus berawal dari apa
yang sudah diketahui peserta didik
4.
Metode tersebut harus didasarkan teori dan
praktek
5.
Metode tersebut harus memperhatikan
perbedaan individual dan melalui prosedur yang sesuai dengan ciri-ciri pribadi
seperti kebutuhan, minat serta kematangan mental dan fisik
6.
Metode harus merangsang kemampuan
berfikir dan nalar peserta didik
7.
Metode tersebut harus disesuaikan dengan
kemajuan peserta didik dalam keterampilan, kebiasaan, pengetahuan, gagasan, dan
sikap peserta didik
8.
Metode tersebut harus menyediakan bagi
peserta didik pengalaman belajar melalui kegiatan belajar yang banyak dan
bervariasi
9.
Metode tersebut harus menantang dan
memotivasi peserta didik kearah kegiatan yang menyangkut proses deferensiasi
dan integrasi
10.
Metode tersebut harus memberi peluang
bagi peserta didik untuk bertnya dan menjawab pertanyaan
11.
Kelebihan suatu metode dapat
menyempurnakan kekurangan atau kelemahan metode lain.
2.6 Penggunaan metode
Langgulung berpendapat bahwa penggunaan metode
didasarkan atas tiga aspek pokok yaitu:
1.
Sifat-sifat dan kepentingan yang
berkenaan dengan tujuan utama pendidikan islam yaitu membina manusia mukmin
yang mengaku menjadi hamba allah.
2.
Berkenaan dengan metode yang betul-betul
berlaku yang disebutkan dalam alquran atau disimpulkan dari padanya
3.
Membicarakan tentang pergerakan (
motivasi ) dan disiplin dalam istilah alquran disebut ganjaran ( shawab) dan
hukuman ( iqab). [5]
Metode
pendidikan islam sangat menghargai kebebasan individu selama kebebasan itu
berjalan dengan fitrahnya , sehingga seorang guru dalam mendidik tidak dapat
memaksa peserta dengan cara yang bertentangan. Tetapi sebaliknya para guru
dalam membentuk pesrta didiknya tidak boleh duduk diam sedangkan peserta
didiknya memilih jalan yang salah.
Upaya
guru untuk memilih metode yang tepat dalam mendidik pesrta didiknya adalah
dengan menyesuaikan metode dengan kondisi psikis peserta didiknya, is harus
mengusahakan materi pembelajaran yang diberikan kepada pesrta didik mudah
diterima. Untuk itu seorang guru dituntut untuk mempelajari berbagai metode
yang digunakan dalam suatu mata pelajaran, seperti berbicara, memecahkan
masalah, mendiskusikan serta mempelajari prinsip-prinsip dalam ayat-ayat
alquran dan sunah rosululah saw.
2.7
Metode mengajar dalam pendidikan islam
Metode mengajar dapat
diartikan sebagai cara yang di pergunakan oleh guru dalam membelajarkan peserta didik saat
berlangsungnya proses pembelajaran.Di bawah ini dikemukakan metode mengajar
dalam pendidikan islam yang prinsip dasarnya dari Al-qur’an:
1. metode ceramah
Metode ceramah adalah
suatu cara pengajian atau penyampaian informasi melalui penuturan secara lisan
oleh pendidikan kepada peserta didik.
Firman allah SWT QS Yunus: 23
Artinya
“ sesungguhnya kami turunkan alquran
dengan bahasa arab, mudah-mudahan kamu mengerti maksudnya. Kami riwayatkan (
ceritakan ) sebaik-baik cerita dengan perantara alquran yang kami wahyukan ini,
padahal sesungguhnya adalah engkau dahulu tidak mengetahui ( orang yang lalai)”.
2. metode tanya jawab
Metode tanya jawab adalah suatu cara mengajar
dimana seorang guru mengajukan beberapa pertanyaan kepada murid tentang bahan
pelajaran dimana pendidik memberikan kesempatan kepada murid tentang bahan
pelajaran yang telah diajarkan atau bacaan yang mereka boleh baca. Sedangkan
murid memberikan jawaban berdasarkan fakta.
3. metode diskusi
Metode diskusi adalah
suatu cara penyajian atau penyampaian bahan pembelajaran dimana pendidik
memberikan kesempatan kepada peserta didik atau membicarakan atau menganalisis
secara ilmiah guna mengumpulkan pendapat, membuat kesimpulan atau menyusun
berbagai alternatif pemecahan atas sesuatu masalah.
4. metode pemberian tugas
Metode pemberian tugas
adalah suatu cara mengajar dimana seorang guru memberikan tugas-tugas tertentu kepada
murid-murid, sedangkan hasil tersebut diperiksa oleh guru dan murid
mempertanggung jawabkannya.
5. metode demonstrasi
Metode ini adalah suatu
caramengajar dimana guru mempertunjukannya tentang proses sesuatu, atau
pelaksaan sesuatu sedangkan murid memperhatikannya.
6. metode eksperimen
Metode eksperimen
adalah suatu cara mengajar dengan menyuruh murid melakukan sesuatu percobaan
itu diamati oleh setiap murid, sedangkan guru memperhatikan yang dilakukan oleh
murid sambil memberikan arahan.
7.metode kerja kelompok
Metode ini adalah suatu
cara mengajar dimana guru membagi muridnya kedalam kelompok belajar tertentu
dan setiap kelompok diberi tugas tertentu dalam rangkaian mencapai tujuan
pembelajaran sebagai prinsip dasar metode yang terdapat dalam Alquran.
8. metode kisah
Metode kisah adalah
suatu cara mengajar dimana guru memberikan materi pembelajaran melalui kisah
atau cerita.
9. Metode Amsal
Metode amsal yaitu
suatu cara mengajar dimana guru menyampaikan materi pembelajaran dengan membuat
atau melalui contoh atau perumpamaan
10. metode targhib dan tarhib
Metode ini adalah cara
mengajar dimana guru memberikan materi pembelajaran dengan menggunakan ganjaran
terhadap kebaikan dan hukuman terhadap keburukan agar peserta didik melakukan
kebaikan dan menjauhi keburukan. Prinsip dasar metode ini dalam AlQuran QS Al-
Bayinah 7-8 :
Artinya
: “ sesungguhnya orang-orang kafir yakni
ahli kitab dan orang-orang musyrik ( akan masuk ) keneraka jahanam mereka kekal
didalamnya dan mereka adalah seburuk-buruk makhluk. Sesungguhnya orang-orang
yang beriman dan mengerjakan amalan sholeh mereka itu adalah sebaik-baik
makhluk. Balasan mereka disisi tuhan mereka adalah syurga adan yang mengalir
dibawahnya sungai dan mereka kekal didalamnya selama-lamanya”.
BAB 3
PENUTUP
3.1.
Kesimpulan
Dari pembahasan diatas dapat
disimpulkan bahwa:
1.
pendekatan
adalah segala cara atau strategi yang digunakan pendidik untuk menunjang keefektifan, keefisien dalam proses
pembelajaran materi tertentu.
2.
Ada beberapa pendekatan yang dapat
digunakan dalam pendidikan islam yaitu
Pendekatan
pengalaman, Pendekatan pembiasaan, Pendekatan emosional, Pendekatan
rasional,pendekatan fungsional,pendekatan keteladanan dan pendekatan terpadu.
3.
Metode dikenal dengan istilah thariqah
yang berarti langkah-langkah strategi yang disiapkan untuk melakukan suatu
pekerjaan.
4.
Dasar-dasar metode pendidikan islam
meliputi : dasar agamis, biologis, psikologis, dan sosiologis.
5.
Dari prinsip-prinsip yang sudah
diterangkan diatas dirangkup menjadi
·
Prinsip mempermudah
·
Prinsip berkesinambungan
·
Prinsip fleksible dan dinamis
6.
Cara Mengapliksikan
metode pengajaran tersebut dengan metode ceramah, metode tanya jawab, metode
diskusi, metode pemberian tugas, metode demonstarsi, metode eksperimen, metode
kelompok, metode kisah, metode amsal, metode tarhib, metode targhib
ijin copas yahhh sobat,,,,
BalasHapussekaligus numpang bersilaturahmi,,,
Silakan ^^
Hapus